Kamis, 24 Juli 2008

Media Transmisi Jaringan

Ö Media transmisi kabel
Secara umum, kabel transmisi yang digunakan dalam jaringan terdiri atas 3 macam, yakni kabel berpasangan Twisted-Pair Wire cable, Kabel koaksial, dan Kabel serat optik
Twisted-Pair Wire (kabel ulir)
pada Twisted-Pair Wire (kabel ulir) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terdiri dari 2 utas kawat tembaga yang dipilin mengelilingi satu sama lain.
2. Relatif lambat, dgn kecepatan 1 - 128 megabit per detik.
3. Tetapi, kabel yang dipilin tidak terlindung dari interferensi.
4. Populer (harga lebih murah).
● Kabel koaksial ("co-ax")
1. Berupa 1 utas kawat tembaga di bagian tengah yang terbungkus dalam pelindung logam
2. penutup plastik eksternal.
3. Ada pelindung ekstra sehingga kabel koaksial lebih tahan terhadap noise daripada kabel ulir.
4. Mampu mentransmisikan data hingga 200 megabit per detik.

Kabel data yang menggunakan material tembaga dimana terdapat 2 bagian yaitu :
- Kabel inti ditengah
- Kabel serabut disisi samping dengan dipisahkan oleh suatu isolator

gambar kabel coaxial

Kabel ini menggunakan konektor Bayonet Nut Connector (BNC)
● Kabel serat optik
Pada kabel serat optik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terdiri dari lusinan/ratusan serat kaca atau plastik tipis yang mampu mentransmisikan getaran cahaya, bukan sinyal listrik.
2. bisa mentransmisikan hingga 2 milyar getaran per detik (2gigabit)

Ö periferal jeringan


1. Ethernet card(kartu jaringan)
Untuk menghubungkan komputer dengan sistem peralatan jaringan. Peralatan ini sering disebut antar muka jaringan (network enterface) atau adapter jaringan (network adapter)

2. Hub Ethernet
Untuk menghubungkan beberapa segmen Ethernet menjadi satu segmen. Hub hanya berfungsi sebagai penghubung antar komputer atau segmen jaringan. Setiap komputer yang terhubung ke sebuah hub melakukan transmisi data secara bergantian, tidak bisa bersamaan.

3. Access point
Semacam hub untuk jaringan nirkabel. Sinyal dari access point ini dapat di akses oleh anggota jaringan berupa komputer yang di lengkapi oleh Wifi card.

4. Switch
Mengalokasikan jalur lalu lintas data khusus dari setiap segmen jaringan ke jalur khusus (jaringan tujuan). Jadi, tidak seperti hub, switch dapat melayani transportasi data dari dan ke beberapa segmen jaringan dalam waktu yang bersamaan.

5. Repeater
Menghasilkan ulang sinyal yang diterima sebelum dikirim ke alamat tujuan dalam jaringan. Repeater dapat tergabung dalam sebuah hub. Hub yang dilengkapi repeater disebut hub aktif atau switch.

6. Router
Peralatan jaringan khusus yang dapat menentukan atau memilih jaringan tujuan untuk meneruskan paket data. Router hanya dapat bekerja berdasarkan sebuah protokol jaringan.

Tidak ada komentar: