Kamis, 24 Juli 2008

Pengertian Internet Sebagai Jaringan

Internet mempunyai nama panjang Inter Networking atau hibungan antar jaringan komputer.
Internet adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia , sehingga terbentuk ruang maya jaringan komputer (cyberspace).
Jaringan komputer sendiri secara sederhana dapat di artikan sebagai hubungan fisik komputer dengan komputer yang lain melalui sebuah media. Fungsi dasar sebuah jaringan adalah agar dapat bertukar sumber daya atau piranti (file, printer , modem, fax, dll)

Selain hubungan secara fisik , komputer di dalam jaringan juga memerlukan sebuah bahasa (protokol) yang sama untuk dapat berkomunikasi dengan baik di dalam suatu jaringan.
Internet sebagai jaringan komputer memerlukan protokol untuk berkomunikasi , sedangkan protokol yang di gunakan dalam jaringan internet yaitu TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) yang di kirim komputer melalui sebuah media pada umumnya line telepone dengan perantara Modem (Modulator Demodelator).
Modem berfungsi untuk mengubah signal-signal data digital komputer ke dalam nada-nada analog yang di kirim dan di terima melalui line telepone sebagai media.

Internet mempunyai nama panjang Inter Networking atau hibungan antar jaringan komputer.
Internet adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia , sehingga terbentuk ruang maya jaringan komputer (cyberspace).
Jaringan komputer sendiri secara sederhana dapat di artikan sebagai hubungan fisik komputer dengan komputer yang lain melalui sebuah media.
Fungsi dasar sebuah jaringan adalah agar dapat bertukar sumber daya atau piranti (file, printer , modem, fax, dll)

Selain hubungan secara fisik , komputer di dalam jaringan juga memerlukan sebuah bahasa (protokol) yang sama untuk dapat berkomunikasi dengan baik di dalam suatu jaringan.
Internet sebagai jaringan komputer memerlukan protokol untuk berkomunikasi , sedangkan protokol yang di gunakan dalam jaringan internet yaitu TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) yang di kirim komputer melalui sebuah media pada umumnya line telepone dengan perantara Modem (Modulator Demodelator).
Modem berfungsi untuk mengubah signal-signal data digital komputer ke dalam nada-nada analog yang di kirim dan di terima melalui line telepone sebagai media.

Media Transmisi Jaringan

Ö Media transmisi kabel
Secara umum, kabel transmisi yang digunakan dalam jaringan terdiri atas 3 macam, yakni kabel berpasangan Twisted-Pair Wire cable, Kabel koaksial, dan Kabel serat optik
Twisted-Pair Wire (kabel ulir)
pada Twisted-Pair Wire (kabel ulir) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terdiri dari 2 utas kawat tembaga yang dipilin mengelilingi satu sama lain.
2. Relatif lambat, dgn kecepatan 1 - 128 megabit per detik.
3. Tetapi, kabel yang dipilin tidak terlindung dari interferensi.
4. Populer (harga lebih murah).
● Kabel koaksial ("co-ax")
1. Berupa 1 utas kawat tembaga di bagian tengah yang terbungkus dalam pelindung logam
2. penutup plastik eksternal.
3. Ada pelindung ekstra sehingga kabel koaksial lebih tahan terhadap noise daripada kabel ulir.
4. Mampu mentransmisikan data hingga 200 megabit per detik.

Kabel data yang menggunakan material tembaga dimana terdapat 2 bagian yaitu :
- Kabel inti ditengah
- Kabel serabut disisi samping dengan dipisahkan oleh suatu isolator

gambar kabel coaxial

Kabel ini menggunakan konektor Bayonet Nut Connector (BNC)
● Kabel serat optik
Pada kabel serat optik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Terdiri dari lusinan/ratusan serat kaca atau plastik tipis yang mampu mentransmisikan getaran cahaya, bukan sinyal listrik.
2. bisa mentransmisikan hingga 2 milyar getaran per detik (2gigabit)

Ö periferal jeringan


1. Ethernet card(kartu jaringan)
Untuk menghubungkan komputer dengan sistem peralatan jaringan. Peralatan ini sering disebut antar muka jaringan (network enterface) atau adapter jaringan (network adapter)

2. Hub Ethernet
Untuk menghubungkan beberapa segmen Ethernet menjadi satu segmen. Hub hanya berfungsi sebagai penghubung antar komputer atau segmen jaringan. Setiap komputer yang terhubung ke sebuah hub melakukan transmisi data secara bergantian, tidak bisa bersamaan.

3. Access point
Semacam hub untuk jaringan nirkabel. Sinyal dari access point ini dapat di akses oleh anggota jaringan berupa komputer yang di lengkapi oleh Wifi card.

4. Switch
Mengalokasikan jalur lalu lintas data khusus dari setiap segmen jaringan ke jalur khusus (jaringan tujuan). Jadi, tidak seperti hub, switch dapat melayani transportasi data dari dan ke beberapa segmen jaringan dalam waktu yang bersamaan.

5. Repeater
Menghasilkan ulang sinyal yang diterima sebelum dikirim ke alamat tujuan dalam jaringan. Repeater dapat tergabung dalam sebuah hub. Hub yang dilengkapi repeater disebut hub aktif atau switch.

6. Router
Peralatan jaringan khusus yang dapat menentukan atau memilih jaringan tujuan untuk meneruskan paket data. Router hanya dapat bekerja berdasarkan sebuah protokol jaringan.

Hardware Jaringan

Ö Media transmisi nirkabel
Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer dan beberapa macam peralatan telekomunikasi tanpa menggunakan kabel.
Jaringan nirkabel ini sering dikenal sebagai jaringan telekomunikasi, dan banyak dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit).
Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer.
Jenis jaringan yang paling populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), Wi-Fi, layanan komunikasi pribadi (personal communications service atau PCS), global system for mobile communications (GSM), D-AMPS, sistem navigasi global (GPS atau global positioning systems), dll.

Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem telekomunikasi yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang elektromagnetik, gelombang radio, gelombang mikro, gelombang satelit, maupun gelombang inframerah.
Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu.
Ini termasuk teknologi infrared, frekuensi radio dan lain sebagainya.
Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, komputer genggam, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya.
Teknologi nirkabel ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail.
Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya.
Di rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.

Ada 4 jenis media nirkabel diantaranya :
● Transmisi inframerah : mengirim sinyal data dengan gelombang sinar inframerah pada frekwensi sangat rendah (1 sampai 4 megabit per detik) sehingga bisa diterima dan diinterpretasikan oleh mata manusia. Contoh pada laptop, PDA, kamera digital, printer, dan mouse nirkabel, serta remote control untuk TV
● Siaran radio : mengirim data jarak jauh hingga 2 megabit per detik –bisa melintasi kota, provinsi, atau negara
● Radio microwave : mentransmisikan suara dan data dengan kecepatan 45 megabit per detik pada gelombang radio berfrekwensi sangat tinggi yang bergetar minimal 1 gigahertz.
● Satelit komunikasi : adalah stasiun relay microwave yang mengorbit di sekitar bumi.
Transmisi sinyal dari stasiun di permukaan bumi ke satelit
dinamakan uplinking; arah sebaliknya dinamakan downlinking.

Media nirkabel juga terbagi lagi menjadi 2:
Nirkabel jarak dekat dan nirkabel jarak jauh.

NIRKABEL JARAK JAUH

Nirkabel jarak jauh biasa disebut juga dengan komunikasi dua arah, berikut contohnya :
● 1G (Generasi Pertama): Ponsel Analog
● 2G (Generasi Kedua): Ponsel Digital & PDA
● 2,5G
● GPRS (General Packet Radio Service)
● Nirkabel 3G (Generasi Ketiga)
● HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS(HSPDA) disebut juga dengan teknologi 3,5G
● WiMax: sejauh 6 hingga 10 mil (maksimum 20 sampai 30 mil)

Nirkabel Jarak Dekat

● Untuk Local Area Network (LAN): Wi-Fi b, a, g, dan n (biasa digunakan di kantor, kampus) .
● Untuk Personal Area Network (PAN): Bluetooth, infra merah Wideband, dan USB Nirkabel .

Tipe dari Jaringan NirkabelSama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.

Hacker & Cracker

● Hacker : (1) orang-orang yang menyukai dunia computer dan senang mempelajari bahasa pemrograman, tetapi juga (2) bisa mengakses komputer atau jaringan secara ilegal, meskipun tidak membahayakan.
● Macam-macam hacker:
– Thrill-seeker hacker : hacker yang mengakses komputer secara ilegal dengan alasan "sebagai tantangan".tidak merusak atau mencuri apapun; mereka sudah cukup puas karena bisa memasuki sistem.
· White-hat hacker : profesional komputer yang memasuki sistem komputer atau jaringan sepengetahuan si pemilik sistem untuk menemukan celah-celah keamanan lalu memperbaikinya.

Cracker
● Cracker = hacker perusak, yaitu orang-orang yang memasuki sistem komputer untuk tujuan merusak –memperoleh informasi untuk mendapatkan keuntungan finansial, mematikan hardware, membajak software, mencuri informasi kredit orang lain, dan mengubah atau merusak data.

Istilah Keamanan Jaringan

• Hacking adalah setiap usaha atau kegiatan di luar izin atau sepengetahuan pemilik jaringan untuk memasuki sebuah jaringan serta mencoba mencuri file seperti file password dan sebagainya.

• Atau usaha untuk memanipulasi data, mencuri file-file penting, atau mempermalukan orang lain dengan memalsukan user identity-nya.

• Pelakunya disebut hacker yang terdiri dari seorang atau sekumpulan orang yang secara berkelanjutan berusaha untuk menembus sistem pengaman kerja dari operating system suatu komputer.
• Cracker adalah Seorang atau sekumpulan orang yang memang secara sengaja berniat untuk merusak dan menghancurkan integritas di seluruh jaringan sistem komputer dan tindakannya dinamakan cracking.

• Pada umumnya para cracker setelah berhasil masuk ke dalam jaringan komputer akan langsung melakukan kegiatan perusakan dan penghancuran data-data penting hingga menyebabkan kekacauan bagi para user dalam menggunakan komputernya.

Proses Serangan dan Alat yang digunakan
Hackers menggunakan beberapa aplikasi untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan, misalnya dengan menggunakan:
• Finger Protocol: protokol ini memberikan informasi detail tentang user.
• Ping Program: digunakan untuk melihat aktifasi hubungan dari satu host ke host yang lain.
• SNMP: digunakan untuk mengakses routing table router yang tidak diproteksi utk melihat topologi jaringan.
• Trace Route: digunakan untuk melihat route jaringan yang digunakan penyerang menuju ke host yang dituju.
Tools jaringan yang digunakan
• Internet Security Scanner (ISS) atau Security Analysis Tool for Auditing (SATAN)
program ini akan menginformasikan kelemahan dari sistem yang dituju dan dapat melakukan scanning seluruh domain atau sub network.
• TCP Wrapper untuk memonitor jaringan komputer
• Crack untuk melakukan testing password security.
• IP Scanner
• IP Sniper
• Network Analyzer
Bentuk Penyerangan
§ Denial of service: Membanjiri suatu IP address dengan data sehingga menyebabkan crash atau kehilangan koneksinya ke internet.

§ Distributed Denial of Service: Memakai banyak komputer untuk meluncurkan serangan DoS. Seorang hacker “menculik” beberapa komputer dan memakainya sebagai platform untuk menjalankan serangan, memperbesar intensitasnya dan menyembunyikan identitas si hacker.

§ Theft of Information: Penyerang akan mencuri informasi rahasia dari suatu perusahaan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan program pembobol password, dan lain-lain.
§ Corruption of Data: Penyerang akan merusak data yang selama ini disimpan dalam harddisk suatu host.

§ Spoofing, yaitu sebuah bentuk kegiatan pemalsuan di mana seorang hacker memalsukan (to masquerade) identitas seorang user hingga dia berhasil secara ilegal logon atau login ke dalam satu jaringan komputer seolah-olah seperti user yang asli.

§ Sniffer adalah kata lain dari "network analyser" yang berfungsi sebagai alat untuk memonitor jaringan komputer. Alat ini dapat dioperasikan hampir pada seluruh tipe protokol seperti Ethernet, TCP/IP, IPX, dan lainnya.

§ Password Cracker adalah sebuah program yang dapat membuka enkripsi sebuah password atau sebaliknya malah untuk mematikan sistem pengamanan password.
• Destructive Devices adalah sekumpulan program virus yang dibuat khusus untuk melakukan penghancuran data-data, di antaranya Trojan Horse, Worms, Email Bombs, dan Nukes.

• Scanner adalah sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan (security weaknesses) sebuah komputer di jaringan lokal (local host) ataupun komputer di jaringan dengan lokasi lain (remote host). Oleh karena itu, dengan menggunakan program ini, seorang hacker yang secara fisik berada di Inggris dapat dengan mudah menemukan security weaknesses pada sebuah server di Amerika ataupun di belahan dunia lainnya, termasuk di Indonesia, tanpa harus meninggalkan ruangannya!


Pengertian Dasar Jaringan Komputer

Definisi


•Jaringan komputer adalah sekumpulan peralatan komputer yang dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan membagi sumber daya (seperti file dan printer).
•Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan layanan-layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya.
•Dibutuhkan aturan-aturan (protocols) yang mengatur komunikasi dan layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan.

Sistem Komunikasi


•Jaringan komputer = jaringan komunikasi data = sistem komunikasi
–Pertukaran data minimal antar dua entitas
•Model komunikasi umum:










Contoh:











Komunikasi Data











Jenis-Jenis Jaringan

•Berdasarkan koneksi (keterhubungan):
–Broadcast Links
–Point-to-point Links
•Berdasarkan skala:
–Local Area Network (LAN)
–Metropolitan Area Network (MAN)
–Wide Area Network (WAN)
–Internetwork (internet)

•Berdasarkan topologi:
–Bus
–Star
–Ring
–dll
•Berdasarkan protokol:
–Ethernet
–Token Ring
–dll
•Berdasarkan arsitektur
–Peer-to-peer
–Client/Server
–hybrid
LAN


•Jaringan komputer lokal yang dimiliki oleh sebuah organisasi, dimana perangkat jaringan yang saling terhubung terletak didalam sebuah gedung atau antar gedung yang berjarak beberapa km.
•Teknologi:
–Ethernet LAN
–Wireless LAN

Contoh konfigurasi LAN



















MAN

•Jaringan komputer yang jangkauannya mencakup kota.
•Teknologi: jaringan TV kabel

Contoh MAN


















WAN

•Jaringan komputer yang cakupannya lebih luas dari LAN, yaitu dari negara sampai benua.
•Teknologi:
–Circuit Switching
–Packet Switching
–Frame Relay
–Asynchronous Transfer Mode (ATM)
–Jaringan wireless seluler


Contoh WAN :












internet

•Sekumpulan jaringan berbeda (LANs, WANs, atau keduanya) yang saling terkoneksi


Contoh internet :











Client/Server

•Definisi:
–Server (back end) = penyedia layanan yang menyediakan akses ke sumber daya jaringan
–Client (front end) = komputer yang meminta layanan dari server
•Client/Server yaitu jaringan komunikasi data yang terdiri dari banyak client dan satu atau lebih server.
•Keuntungan:
–Penyimpanan data yang terpusat memberikan kemudahan untuk pengelolaan dan backup data
–Penggunaan spesifikasi server yang optimal mempercepat proses komunikasi di jaringan
–Kemudahan mengatur user dan sharing peralatan mahal
–Keamanan lebih terjamin
•Keuntungan:
–Biaya pembelian hardware dan software server
–Dibutuhkan administrator jaringan

Peer-to-Peer


•Sebuah workgroup, dimana setiap komputer dapat berfungsi sebagai client dan server sekaligus
•Keuntungan:
–Tidak ada biaya tambahan untuk pembelian hardware dan software server
–Tidak diperlukan administrator jaringan
•Kekurangan:
–Sharing sumber daya membebani proses di komputer yang bersangkutan
–Keamanan tidak terjamin

Bagaimana Koneksi 2 PC Ke Internet

Pertanyaan .....

Saya mau nanya tentang setting jaringan dari koneksi dial up. Saya mau menghubungkan sebuah PC dengan PC lain yang sudah terhubung ke Dial-Up Internet. Nah, saat saya koneksikan kedua PC tersebut, sudah muncul keterangan "Local Area Connection, Status: Connected". Tapi PC ke 2 koq belum bisa terhubung ke Internet ya? Apa mungkin ada yang belum di setting?

Jawaban:

Caranya, di pc yg langsung connect ke internet dipasang software NAT, bisa WinRoute, WinGate, atau Internet Connection Sharing yang sudah include di dalam OS Windows XP.
Jadi PC kedua dapat dihubungkan langsung ke PC pertama dengan kabel Cross atau menggunakan HUB dengan kabel straight.
Jika menggunakan HUB kita bisa hubungkan lebih dari satu PC.Cara mengaktifkan Internet Connection Sharing (ICS) :

Klik MyNetworkNeighboorhood atau lewat control panel, masuk ke Network Connection.
Jika koneksi dial sudah terbentuk
disitu ada ICON Dial-up connection, klik kanan, properties.
Muncul window baru dengan pilihan General - Options - Security - Networking - Advanced.
Klik menu Advanced, disitu ada Internet Connection Sharing , klik pada :
"Allow other Network users to connect through this computer's internet connection".
Untuk PC Ccient (PC 2 atau lainnya) , dibuat setting IP DHCP, karena secara defult ICS di windows ini akan menset menjadi IP kelas C : 192.168.0.0 dengan gateway pc yang terhubung ke internet adalah : 192.168.0.1.Atau bisa juga pc client di set sendiri, contoh :IP Address : 192.168.0.2Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.1DNS Servers : (Disesuaikan dengan IP ISP yang kita akses)

Ini cara yang paling murah karena fitur ini sudah ada di windows. Selamat Mencoba.
Jawaban versi 3 :

Saat ini sudah ada teknologi terbaru dalam Wireless yaitu Wi-Max (worldwide interoperability for microwave access) yang menggunakan standar baru nirkabel IEEE 802.16 dengan kecepatan 11 mega byte (MB) per detik.

Wi-Max bisa melayani akses internet nirkabel hingga sejauh 50 kilometer.
untuk Wi-fi jarak yang bisa diambil hanya berkisar 1 km, kalau mau ditambah berarti memerlukan upgrade teknologi radionya.
teknologi ini menggunakan 2 gelombang radio.
teknologi ini bisa dipakai dengan frekuensi berbeda.
Sesuai dengan kondisi dan peraturan pemakaian frekuensi di negara pemakainya.
caranya juga sama :bahwa ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless yaitu Adhoc dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier).

SSID sendiri tidak lain nama sebuah computer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.
Sistem Adhoc adalah sistem peer to peer, dalam arti satu computer dihubungkan ke 1 computer dengan saling mengenal SSID.
Bila digambarkan mungkin lebih mudah membayangkan sistem direct connection dari 1 computer ke 1 computer lainnya dengan mengunakan Twist pair cable tanpa perangkat HUB.Jadi terdapat 2 computer dengan perangkat WIFI dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode.

Pada sistem Adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada Access Point). Sistem Adhoc hanya memerlukan 1 buah computer yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuahcard/computer.
Kedua jaringan paling umum dan lebih mudah saat ini dengan sistem Access point dengan bentuk PCI card atau sebuah unit hardware yang memiliki fungsi Access point untuk melakukan broadcast ke beberapa computer client pada jarak radius tertentu.anda bisa belajar di

www.windowsnetworking.com
Jawaban versi 2 :

Wireless di bagi menjadi 3, berdasarkan jarak dan daya.
Wireless WAN (Wide Area Network) (hitungan sekian kilometer, dengan daya sekian ratus mW)Wireless LAN (Lokal Area Network) (Jarak sekian ratus meter, dengan daya sekian puluh mW)Wireless PAN (personal Area Network) (Jarak sekian puluh meter, dengan daya yang sangat kecil)Untuk Wireless WAN, jarak 5 km termasuk umum (beberapa alat ada yang bisa sampai 40 km).Di dalam dunia wireless ada 3 hal yang mempengaruhi jarak jangkau dengan suatu aturan sebagai berikut

1. Power, semakin besar daya, semakin jauh jaraknya.
Tetapi daya yang besar sangat tidak baik, terutama bagi kesehatan tubuh.
2. Frekuensi, semakin besar frekuensi jaraknya semakin pendek. Tetapi frekuensi ini udah ada slotnya 2,4 GHz, 5 GHz, dst, jadi tidak bisa juga di atur-atur.
3. Alat yang digunakan.
Misalnya penguatan antena, loss pada kabel, sensifitas penerima.Alat yang umum dikenal dalam Wireless LAN di antaranya GPRS yang di pakai GSM, CDMA atau Bridge yang menggunakan standar WiFi.

Bridge yang umum di pasar saat ini, ada 2 tipe antena : yang berbentuk omni (seperti tiang dan menyebarkan sinyal ke seluruh arah) serta yang directional (seperti parabola ke arah tertentu). Untuk jarak 5 km, antena directional yang termurah pun bisa menjangkau jarak 5km, untuk antena umum yang mempunya penguatan yang tinggi sajalah yang bisa menjangkau jarak 5km. Kami sangat tidak menyarankan pemasangan boster, cara yang sangat praktis tetapi kalo tidak tahu penggunaannya secara tepat bisa merugikan orang.

Pertanyaan Tentang Wirelles

Bagaimanakah cara membikin jaringan wireless yang jangkauannya cukup jauh (mis: 5 km atau lebih) ?

Jawaban versi 1 :
Jaringan wireless secara topologi terbagi 2 :
point-to-point dan point-to-multipoint.

1. Point-to-pointFrekuensi yang digunakan bisa 2.5 G, 5 G, 10 G, 15 G, dst.
Harus memenuhi kriteria LOS = Line Of Sight (terlihat tanpa ada penghalang di antaranya). Boleh ada penghalang di antaranya tetapi tidak boleh masuk dalam area Jari-jari pertama Fresnel Zone (Fresnel Zone 1).
Cara perhitungan Fresnel Zone, untuk tinggi penghalang dan jarak dua antena dapat dilakukan di Daya yang digunakan juga harus di sesuaikan, harus ada cadangan power jika terjadi hujan dan redaman atmosfer.
Cadangan power untuk mengantisipasi redaman disebut Fading Margin. Perhitungan daya yg dibutuhkan antara 2 titik dengan jarak tertentu disebut Link Budget.
Software perhitungan link budget dapat didownload di : Untuk kemampuan hardware, masing-masing produk berbeda-beda.

Disesuaikan dengan kebutuhan kita.
Point-to-point biasanya digunakan untuk jaringan backbone/trunk atau jaringan akses berkecepatan tinggi.
2. point-to-multipoint.secara garis besar, frekuensi dan perhitungan power hampir sama dengan point-to-point.

Hanya saja jaringan point-to-multipoint ada yang mampu membentuk jaringan yang baik walaupun diantaranya terdapat penghalang (NLOS=Not Line Of Sight).
Teknologi yang digunakan adalah OFDM (orthogonal Frequency Division Multiplexing). Memanfaatkan penghalang/obstacle sebagai media pemantul sinyal OFDM yang mempunyai banyak carrier (multi-carrier) sampai ke tujuan.
sehingga sinyal yg datang dari berbagai arah pantulan sampai di sisi penerima dibuat saling memperkuat.

Jika jarak antar antena tidak ada penghalang maka jangkauannya akan lebih jauh.
Teknologi wirelss masa depan adalah WiMAX ( Worldwide Interoperability for Microwave Access ) yang memungkinkan BTS dapat berkomunikasi dengan berbagai remote/client yang berbeda merk / Multivendor, dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Ditujukan untuk membentuk wireless Metropolitan Area Network(MAN).
Untuk informasi lebih lanjut tentang WiMax dapat di lihat di : dan Untuk coverage area jaringan point-to-multipoint bergantung pada besar kecilnya daya pancar BTS (Base Transceiver Station) pada saat pengaturan awal (commissioning)Garis besar hubungan Jarak/coverage, Frekuensi , Kecepatan/Bandwidth dan Harga/Cost

1. Semakin Tinggi Frekuensi, Bandwidth semakin besar, Harga Semakin Mahal, Coverage Area semakin Kecil.
2. Semkain Rendah Frekuensi, Bandwidth semakin kecil, Harga lebih murah, Coverage Area lebih jauh.
Untuk Frekuensi yang digunakan, pada umumnya perangkat wireless dapat diset di frekuensi berapa pun, tergantung regulasi pemerintah masing2 negara.

Konfigurasi Wireless Access Point

Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router.
Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP.

Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor he.. he..

Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:


Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses dsb .
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.


Upgade Firmware
Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor.

Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.
Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang.

Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.
Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis:

  1. Access Point (fungsi default)
  2. Client Bridge Mode
  3. Repeater Mode


AP dan Komputer ServerSaat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk:

  1. Pengelolaan user
  2. Pengelolaan akses
  3. Proxy dan Firewall
  4. Pengelolaan authentifikasi
  5. Mencatat log/history akses
  6. Menyediakan fitur billing


Adakah pembaca yang telah melakukan/memasang aplikasi terpadu open source untuk Linux untuk kebutuhan seperti ini? jika ada, ditunggu komentarnya.

Jaringan Tanpa Kabel ( WIRELESS )

Jaringan tanpa kabel sebenarnya tidak sesulit sistem cable network bahkan lebih mudah.
Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan penghubung cable network antar computer.
Bila jenis coax atau UTP cable memerlukan kabel sebagai media tranfer, dengan Wireless network hanya dibutuhkan ruang atau space dimana jarak jangkau network dibatasi kekuatan pancaran signal radio dari masing masing computer.
Keuntungan dari sistem WIFI , pemakai tidak dibatasi ruang gerak dan hanya dibatasi pada jarang jangkauan dari satu titik pemancar WIFI. Untuk jarak pada sistem WIFI mampu menjangkau area 100feet atau 30M radius.

Selain itu dapat diperkuat dengan perangkat khusus seperti booster yang berfungsi sebagai relay yang mampu menjangkau ratusan bahkan beberapa kilometer ke satu arah (directional). Bahkan hardware terbaru, terdapat perangkat dimana satu perangkat Access Point dapat saling merelay (disebut bridge) kembali ke beberapa bagian atau titik sehingga memperjauh jarak jangkauan dan dapat disebar dibeberapa titik dalam suatu ruangan untuk menyatukan sebuah network LAN.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless yaitu Adhoc dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier).

SSID sendiri tidak lain nama sebuah computer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.
Kedua jaringan paling umum dan lebih mudah saat ini dengan sistem Access point dengan bentuk PCI card atau sebuah unit hardware yang memiliki fungsi Access point untuk melakukan broadcast ke beberapa computer client pada jarak radius tertentu.