Kamis, 24 Juli 2008

Pengertian Dasar Jaringan Komputer

Definisi


•Jaringan komputer adalah sekumpulan peralatan komputer yang dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan membagi sumber daya (seperti file dan printer).
•Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan layanan-layanan yang dapat mengatur pembagian sumber daya.
•Dibutuhkan aturan-aturan (protocols) yang mengatur komunikasi dan layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan.

Sistem Komunikasi


•Jaringan komputer = jaringan komunikasi data = sistem komunikasi
–Pertukaran data minimal antar dua entitas
•Model komunikasi umum:










Contoh:











Komunikasi Data











Jenis-Jenis Jaringan

•Berdasarkan koneksi (keterhubungan):
–Broadcast Links
–Point-to-point Links
•Berdasarkan skala:
–Local Area Network (LAN)
–Metropolitan Area Network (MAN)
–Wide Area Network (WAN)
–Internetwork (internet)

•Berdasarkan topologi:
–Bus
–Star
–Ring
–dll
•Berdasarkan protokol:
–Ethernet
–Token Ring
–dll
•Berdasarkan arsitektur
–Peer-to-peer
–Client/Server
–hybrid
LAN


•Jaringan komputer lokal yang dimiliki oleh sebuah organisasi, dimana perangkat jaringan yang saling terhubung terletak didalam sebuah gedung atau antar gedung yang berjarak beberapa km.
•Teknologi:
–Ethernet LAN
–Wireless LAN

Contoh konfigurasi LAN



















MAN

•Jaringan komputer yang jangkauannya mencakup kota.
•Teknologi: jaringan TV kabel

Contoh MAN


















WAN

•Jaringan komputer yang cakupannya lebih luas dari LAN, yaitu dari negara sampai benua.
•Teknologi:
–Circuit Switching
–Packet Switching
–Frame Relay
–Asynchronous Transfer Mode (ATM)
–Jaringan wireless seluler


Contoh WAN :












internet

•Sekumpulan jaringan berbeda (LANs, WANs, atau keduanya) yang saling terkoneksi


Contoh internet :











Client/Server

•Definisi:
–Server (back end) = penyedia layanan yang menyediakan akses ke sumber daya jaringan
–Client (front end) = komputer yang meminta layanan dari server
•Client/Server yaitu jaringan komunikasi data yang terdiri dari banyak client dan satu atau lebih server.
•Keuntungan:
–Penyimpanan data yang terpusat memberikan kemudahan untuk pengelolaan dan backup data
–Penggunaan spesifikasi server yang optimal mempercepat proses komunikasi di jaringan
–Kemudahan mengatur user dan sharing peralatan mahal
–Keamanan lebih terjamin
•Keuntungan:
–Biaya pembelian hardware dan software server
–Dibutuhkan administrator jaringan

Peer-to-Peer


•Sebuah workgroup, dimana setiap komputer dapat berfungsi sebagai client dan server sekaligus
•Keuntungan:
–Tidak ada biaya tambahan untuk pembelian hardware dan software server
–Tidak diperlukan administrator jaringan
•Kekurangan:
–Sharing sumber daya membebani proses di komputer yang bersangkutan
–Keamanan tidak terjamin

Tidak ada komentar: